Berbicara mengenai kepemimpinan dalam suatu organisasi
memang terasa tidak ada habisnya. Sejak disadari pentingnya kepemimpinan dalam
organisasi yang diperkenalkan Frederick W. Taylor pada tahun 1911 dalam buku magnum
opus nya yakni The Principles of
Scientific Management, dimana dia mengemukakan mengenai pentingnya pemisahan
yang tegas antara pemimpin dalam organisasi yakni para manajer den yang efisien
dapat terwujud. Kemudian menyusul beberapa teori mengenai organisasi yang muncul
kemudian sampai dengan teori organisasi terkini yakni Contingency Theory muncul, factor leadership senantiasa disebut
untuk membawa ataupun menjalankan organisasi yang efisien dan produktif.
Friday, September 6, 2013
Wednesday, August 28, 2013
Spiritual Company
“Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Maha Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS At-Taubah:105)
Fenomena dalam bekerja dan bisnis saat ini
Kalau kita jeli mengamati, akhir-akhir ini ada kecenderungan yang menarik dalam perilaku karyawan dan banyak perusahaan. Karyawan yang bekerja di perusahaan maupun pabrik senantiasa berusaha agar setiap saat penghasilannya dapat selalu meningkat, tabungannya selalu bertambah dan sangat khawatir jika suatu saat kekurangan harta. Para pelaku bisnis juga tidak mau kalah, mereka berlomba-lomba mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya,, pendapatan dari tahun ke tahun diharapkan selalu meningkat. Untuk mencapai tujuan tersebut mereka rela untuk menempuh jalan apa saja, tidak masalah merugikan orang lain, merusak alam.
Fenomena dalam bekerja dan bisnis saat ini
Kalau kita jeli mengamati, akhir-akhir ini ada kecenderungan yang menarik dalam perilaku karyawan dan banyak perusahaan. Karyawan yang bekerja di perusahaan maupun pabrik senantiasa berusaha agar setiap saat penghasilannya dapat selalu meningkat, tabungannya selalu bertambah dan sangat khawatir jika suatu saat kekurangan harta. Para pelaku bisnis juga tidak mau kalah, mereka berlomba-lomba mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya,, pendapatan dari tahun ke tahun diharapkan selalu meningkat. Untuk mencapai tujuan tersebut mereka rela untuk menempuh jalan apa saja, tidak masalah merugikan orang lain, merusak alam.
Labels:
character building,
company,
Direksi,
execution,
Great company,
HR,
hrm,
Human Capital,
HUman Capital Index,
Human Resources,
Innovation,
inovation,
leadership,
Prahalad,
Teori X dan Y,
Transformation
Thursday, October 25, 2012
Wednesday, September 12, 2012
Subscribe to:
Posts (Atom)